Dari Spanyol ke Komodo : 2D1N Penuh Warna di Taman Nasional Komodo

Awal Oktober lalu, Keiser Traveldmemberangkatkan dua tamu asal Spanyol, Irene dan Sandri. Mereka adalah sahabat yang sedang berlibur bersama ke Labuan Bajo, dan ini menjadi kunjungan pertama mereka ke Indonesia. Keduanya mengaku sebagai pecinta snorkeling dan diving, jadi Labuan Bajo memang menjadi pilihan yang sangat tepat. Perjalanan mereka kali ini sedikit berbeda. Pemesanan paket tidak dilakukan secara langsung, melainkan melalui mitra kerja Keiser Travel di Bali, yaitu Bali Guay Tour. Pada tanggal 27 September, tim Bali Guay Tour menghubungi kami dan meminta beberapa pilihan kapal yang membuka program open trip 2 hari 1 malam sesuai dengan keinginan tamu. Saat itu juga, tamu kebetulan sedang berada di kantor Bali Guay Tour. Begitu admin Keiser Travel mengirimkan beberapa opsi kapal, pihak Bali Guay Tour langsung memperlihatkannya kepada Irene dan Sandri. Tanpa berpikir panjang, mereka langsung jatuh hati pada King Chirox 1. Setelah itu, tamu langsung melakukan transfer ke rekening Keiser Travel dan bukti transfer dikirimkan melalui Bali Guay Tour. Sempat terjadi kendala kecil, dana tidak kunjung masuk selama beberapa hari, kemungkinan karena perbedaan aplikasi dan gangguan pada sistem bank. Beruntung, H-1 sebelum keberangkatan dana tersebut akhirnya masuk dengan aman.
2 Oktober, Petualangan Dimulai Perjalanan wisata dimulai pada tanggal 2 Oktober. Sesuai jadwal, tamu dijemput sekitar pukul 12.00 siang dan dikumpulkan di Pelabuhan KP3 Labuan Bajo. Setelah seluruh peserta tiba, mereka melakukan scan barcode sebelum naik ke kapal.
Hari Pertama: Trekking dan Sunset Destinasi di hari pertama adalah Pulau Kelor untuk trekking. Dari atas bukit, pemandangan laut biru Labuan Bajo terlihat sangat luas dan menenangkan. Perjalanan dilanjutkan ke Pulau Manjarite untuk snorkeling, menikmati jernihnya air laut dan indahnya terumbu karang. Menjelang sore, rombongan menuju Pulau Kalong. Di sini, mereka menikmati momen matahari terbenam sambil menyaksikan ribuan kelelawar yang terbang keluar dari hutan bakau, salah satu pemandangan ikonik di Labuan Bajo.
Hari Kedua: Inti dari Taman Nasional Komodo
Hari kedua menjadi puncak perjalanan. Pagi hari dimulai dengan trekking di Pulau Padar, dengan pemandangan perbukitan yang berlekuk-lekuk dan menjadi spot foto favorit setiap wisatawan. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke Pink Beach, pantai dengan pasir berwarna merah muda yang unik. Di sini mereka kembali snorkeling dan menikmati keindahan bawah lautnya. Destinasi selanjutnya adalah Pulau Komodo, untuk melihat langsung komodo, hewan purba yang hanya ada di Indonesia. Perjalanan kemudian berlanjut ke Taka Makassar, sebuah pulau kecil berupa gundukan pasir putih di tengah laut, sangat cocok untuk bersantai dan snorkeling. Sebelum kembali, rombongan mampir ke Manta Point. Jika beruntung, di sini wisatawan dapat melihat pari manta yang berenang bebas di lautan. Trip 2 hari 1 malam ini pun selesai pada malam hari, sekitar pukul 21.00 WITA, di Pelabuhan Labuan Bajo.
Perjalanan Irene dan Sandri bersama King Chirox 1 berjalan dengan aman dan lancar. Mereka pun merasa puas dengan pelayanan dan pengalaman yang didapatkan. Sebagai pecinta laut, Taman Nasional Komodo benar-benar memberikan kesan yang tak terlupakan bagi mereka. Terima kasih Irene dan Sandri, serta Bali Guay Tour atas kepercayaannya kepada Keiser Travel.
Copyright © 2026 Komodo Traveling